Sebagai distributor mur dan baut yang sudah ada kurnag lebih 10 tahun, kaios baut menyediakan berbagai perlengkapan mur, baut, sekrup. Untuk diketahui Kairos Baut tidak saja menyediakan dalam bentuk standar akan tetapi juga dapat di kustom

Pengertian Mur

Mur adalah suatu pengikat yang memiliki lubang berulir. Mur hampir selalu digunakan bersama dengan baut
pasangannya agar dapat mengikat suku benda tertentu secara bersama-sama. Pasangan baut dan mur disatukan oleh beberapa kombinasi. Kombinasi gesekan ulir, sedikit peregangan baut dan kompresi dari suku-suku yang akan disambungkan.

Jenis Mur

Mur juga memiliki berbagai jenis model dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan serta fungsinya.
Berikut adalah beberapa tipe kepal yang dimiliki oleh mur, diantaranya adalah :
1. Mur Segi Enam
Mur segi enam (hexagonal plain nut), digunakan pada semua keperluan industri.
2. Castellated Nut
Mur dengan kepala berbentuk mahkota atau dengan slot pengunci (castlellated nut & slotted nut) ini merupakan jenis mur yang dilengkapai dengan mekanisme penguncian. Kepala mur jenis ini bertujuan untuk mengunci posisi mur untuk tidak mengubah posisi yang telah ditentukan.
3. Mur Pengunci
Mur pengunci atau lock nut merupakan mur yang memiliki ukuran lebih tipis dibandingkan mur pada umumnya.
Mur pengunci biasanya dipasangkan dibawah mur utama yang berfungsi sebagai pengunci.

Kelas mur dan spesifikasi permukaan

Mur bagian dari peralatan yang dibutuhkan untuk dunia konstruksi maupun industri lainnya seperti otomotif. Tentu memiliki kelas dan spesifikasi yang dipenuhi seperti tabel dibawah.

tabel spesifikasi mur Kelas Mur dan Spesifkasi Permukaan

tabel permukaan cincin murTabel permukaan cincin mur

Pengertian Baut

Baut adalah bentuk pengikat berulir yang dipasangkan dengan ulir jantan eksternal. Baut erat kaitannya
dengan dan sering kali tertukar dengan sekrup.

Baut Tipe 1

Baut tipe 1 komposisi kimia yang disarankan  berupa baja karbon murni, baja karbon boron, baja paduan atau paduan boron, merujuk pada komposisi kimia yang dispesifikasikan.

Baut Tipe 3

Baut tipe 3 komposisi kimia yang disarankan berupa baja tahan cuaca dan harus memenuhi salah satu komposisi kimia.

Jenis Baut

1. Carriage Bolts
Baut jenis ini banyak digunakan pada penyambungan komponen jenis kayu. Baut ini memiliki kepala berbentuk
kubah dan memiliki kepala berbentuk kubah dan memilki bentuk empat persegi pada bagian lehernya. Bentuk persegi pada bagian leher ini berfungsi untuk mempererat komponen yang disambungkan dengan menekan masuk kedalam kayu sehingga menghasilkan ikatan yang kuat.
2. Square Head Bolts
Baut ini menjadi salah satu jenis baut yang menjadi favorit untuk digunakan. Baut dengan kepala berbentuk segi empat ini pada umumnya digunakan untuk pada industri berat dan pekerjaan konstruksi.
3. Flange Bolts
Adalah jenis baut yang pada bagian bawaj kepala bautnya terdapat bubungan (flens). Flens ini didesain untuk memberikan kekuatan pada baut seperti menggunakan washer. Material dalam baut ini beragam, mulai dari besi biasa hingga baja hitam.
4. Hex Bolts
Merupakan baut yang umum digunakan ditemukan pada pekerjaan konstruksi maupun perbaikan. Baut ini memilki ciri umum yaitu kepala yang memiliki bentuk segi enam (hexagonal). Hex bolts memilki sifat atau bahan baku tertentu sesuai dengan penerapannya pada sebuah komponen yang akan dihubungkan.
5. Lag Bolt
Merupakan jenis baut dengan ujung lancip menyerupai konstruksi wood screw namun memiliki ukuran ulir yang lebih besar.
6. Eye Bolt
Merupakan jenis baut yang memilki bentuk cincin pada bagian kepalanya. Bentuk seperti ini memudahkan kekita akan melakukan suatu penarikan benda.

Spesifikasi Baut

Bentuk bolt terdiri atas Head body dan thread. Ukuran head bedasarkan jarak bidang rata pada bagian Head.
Ukuran head bolt menentukan beberapa ukuran kunci atau socket yang dipergunakan. Ukuran bolt ditentukan oleh diameterpuncak threat, sedangkan panjang bolt diukur dari bagian bawah ujung thread (bolt). Beberapa bentuk bolt memiliki ketentuan penentuan ukuran panjang yang berbeda dalam penunjukan ukuran bolt.
Kemudian bolt juga dibedakan bedasarkan jenis threadnya:
a. Part thread
b. Full thread
1. Bolt Inch
Ukuran bolt ditentukan juga oleh ukuran thread. Bedasarkan standarisai Unified Screw Thread Standard, thread diukur dengan menghitung jumlah puncak ulir setiap inchi. Unified screw ukuran bolt dinyatakan dengan notasi
seperti berikut :
Bolt code : 1/2-20-UNC-3
3 = Panjang dalam satuan inch
C = Coarse (ulir kasar)
F = Fine (ulir halus)
1/2 = Diameter luar puncak ulir
20 = Jumlah puncak ulir per inch
Thread dibedakan atas coarse thread (kasar) dan fine thread (halus) yang ditandai dengan notasi UNC untuk coarse thread dan UNF untuk fine thread. Coarse thread memilki alur yang leboih dalam dan aplikasinya banyak digunakan. Fine thread memiliki alur thread kecil aplikasinya pada permukaan tertentu, misal untuk pengikat parts yang tipis.
2. Bolt metric
Pada standarisasi metric, ukuran ulir ditentukan dengan ukuran jarak antara puncak ulir terdekat.
Notasi yang digunakan untuk menyatukan ukuran ulir metric adalah sebagai berikut :
Bolt Code : M 12X1.75-80-8.8
8.8 = Class kekuatan baut
80 = panjang baut
1.75 = Jarak puncak dlam satuan mm
12 = Ukuran puncak thread dalam mm
M = Ukuran ISO Metric threads

Standar Tingkat Kekuatan Bolt

1. SAE (Society of Automotive Engineers)

Menerbitkan standarisasi untuk mengklasifikasikan unified (inch-series) bolt pada beberapa grade berdasar material, treatment dan tensile strenght (kekuatan tariknya). Klasifikasi grade ditunjukan dengan tanda pada permukaan atas head bolt.

2. ISO (Standardization of Organization)

Klasifikasi bedasarkan atas kekuatan tensile dan yield. Tanda angka pada permukaan atas bolt menandakan klasifikasi kekuatannya. Semua bolt dan capscrew berdiameter diatas 4mm memiliki tanda angka pada permukaan atas head bolt.

Bagian Konstruksi Pada Baut

konstruksi BautBagian – Bagian Konstruksi Baut

  • Kepala baut. Kepala baut ini terbentuk pada satu ujung baut untuk menyediakan suatu permukaan untuk penahan baut (bearing surface) yang memungkinkan kepala baut bisa dipasang kunci / alat agar baut dapat berputar
  • Panjang Drat (Thread Length) : panjang uliran baut
  • Panjang batang (Grip Length) : panjang bagian yang tidak berdrat. Selain itu juga disebut tangkai (shank)
  • Panjang Baut atau Panjang Tangkai (Bolt Length / Shank Length) : panjang baut dari bearing surface sampai ujung drat
  • Bearing Surface : bagian bawah kepala baut
  • Point : bagian ujung baut tempat bermulanya drat

Perbedaan Mur dan Baut

Baut dan Mur adalah dua hal yang berbeda. Untuk lebih memahami perbedaan antara keduanya, berikut adalah
beberapa perbedaan yang dipunyai oleh mur dan baut.
1. Bedasarkan letak ulir yang dimiliki.
Meskipun mur dan baut sama-sama memilki ulir, namun keduanya memiliki perbedaan pada letak ulir yang dimilikinya. Pada mur, ulir yang dimili berada dibagian dalam sehingga biasa disebut dengan ulir dalam. Sementara itu, pada baut memiliki ulir yang berada dibagian luar sehingga disebut juga dengan ulir luar.

2. Bedasarkan panjang ulirnya.
Selain letak ulir yang berbeda, panjang ulir pada mur dan baut pun juga bisa dijadikan sebagai pembeda antara keduanya. Ulir yang dimiliki oleh baut memiliki panjang yang bervariasi. Ada baut yang memiliki ulir pada sebagian panjang slindernya, pun ada juga baut yang hanya memiliki ulir pada sebagian panjang slindernya saja. Sementara itu, ulir yang berada pada mur adalah sepanjang lubang yang dimilikinya.

3. Bedasarkan ukurana keduanya.
Sebenarnya salah satu perbedaan mur dan baut yang cukup mencolok adalah terletak pada ukuran keseluruhan kedua benda tersebut. Jika diperhatikan, baut secara keseluruhan memiliki ukuran yang lebih panjang dari pada ukuran mur. Baut sendiri memiliki dua bagian berbeda yakni kepala baut dan juga bagian badan slinder yang memiliki ulir.

4. Bedasarkan cara pembuatan uliran.
Jika Anda ingin mengetahui secara lebih mendalam perbedaan antara mur atau baut, maka bisa juga dilihat dari cara pembuatan keduanya benda tersebut. Uliran pada baut umumnya dibuat dengan menggunakan mesin bubut dan ataupun mesin CNC. Sedangkan mur dibuat dengan menggunakan mesin CNC.

Itulah beberapa perbedaan yang dimiliki oleh mur dan baut. Meskipun keduanya berbeda namun keduanya tidak bisa dipisahkan. Mur dan baut adalah pasangan yang memilki fungsi utama untuk menyambungkan dua benda atau lebih. Tipe sambungan yang digunakan adalah sambungan tidak tetap yang artinya sambungan tersebut dapat dilepas kembali tanpa harus merusak
sambungan kedua benda.