Sebelum kita mengenal apa-apa saja jenis material baut serta jenis jenisnya, baiknya kita mengetahui dulu apa itu baut. Baut adalah suatu batang atau tabung yang membentuk alur heliks atau tangga spiral pada permukaannya. Pasangan dari baut adalah mur. Mur adalah suatu pengikat yang memilki lubang berulir. Mur hampir selalu digunakan bersama dengan baut pasangannya agar dapat mengikat suku benda tertentu secara bersama-sama.
Fungsi utama dari baut adalah digunakan untuk menggabungkan beberapa komponen sehingga tergabung menjadi satu bagian yang memiliki sifat tidak permanen. Maka itu komponen menggunakan sambungan ini dapat dilepas dan dipasang kembali tanpa merusak benda yang disambung.
Baut dan mur banyak digunakan dalam konstruksi dan industri otomotif. Sering juga kita temukan komponen ini dalam kendaraan bermotor maupun mobil, serta menjadi bagian dalam pembuatan jembatan, dan konstruksi lainnya. Selain itu baut dan mur juga digunakan dalam pembuatan mesin.
Jenis Jenis Baut Secara Umum
Berikut adalah jenis-jenis dari baut yang perlu Anda ketahui.
1. Carriage Bolts
Carriage Bolt digunakan pada penyambungan komponen jenis kayu. Bentuk dari baut ini sendiri yaitu memiliki kepala yang berbentuk kubah dan memilki bentuk empat persegi pada bagian lehernya. Fungsi dari baut Carriage Bolts adalah untuk mempererat komponen yang disambungkan dengan menekan masuk kedalam kayu, sehingga menghasilkan ikatan yang kuat.
2. Square Head Bolts
Square Head Bolts merupakan salah satu jenis baut yang menjadi favorit untuk digunakan. Baut berbentuk kepala segi empat yang pada umumnya digukanan pada industri berat dan pekerja konstruksi.
3. Stud Bolt
Stud Bolt adalah baut yang tidak mempunyai kepala dikedua ujungnya atau hanya berbentuk ulir saja. Fungsi dari baut Stud Bolt ini adalah sebagai suku cadang serta perlengkapan mesin. Dimana baut ini tersedia dalam berbagai ukuran dan bisa juga digabungkan dengan mur.
4. Point Head Bolt
Point Head Bolt adalah baut dengan grip serta ulir yang berukuran sejajar diameternya. Jumlah ridges baut ini adalah 12 yang melingkar lurus pada arah ulirnya diatas kepala baut.
5. Flange Bolts
Flange Bolts adalah jenis baut yang bagian bawah kepalanya terdapat bubungan atau flens. Flens disini di desain untuk memberikan kekuatan pad baut seperti menggunakan washer. Material dalam baut ini pun beragam mulai dari besi biasa hingga naja hitam.
6. Hex Bolts
Hex Bolts adalah baut tang umum diguanakan dan juga gampang ditemukan pada pekerjaan konstruksi maupun perbaikan. Bentuk dari baut ini adalahmemiliki kepala segi enam atau hexagonal. Cara pemakaian dari baut Hex Bolts ini sangat bervariasi, mulai dari otomotif kelauatan pesisir, eksterior dan lingkungan yang bersuhu tinggi.
Jenis Material Baut
Setelah kita mengetahui apa-apa saja jenis dari baut, kita juga perlu mengatahui bagaimana material dari jenis baut tersebut. Karena pada perusahaan dan industri besar, pembelian baut seringkali membutuhkan skala yang cukup besar atau spesifikasi khusus. Berikut jenis-jenis material baut yang perlu Anda ketahui.
1. Baja atau Alloy Steel
Baja merupakan material baut dengan tingkat kekuatan tertinggi. Baja dikenal memiliki kepadatan paling tinggi diantara material bahan baku bolt lainnya. Material baja juga terdapat tingkat kekuatannya masing-masing. Material baja digunakan untuk membuat baut juga mur Hexagonal atau Square yang digunakan untuk perakitan pesawat atau kereta api.
2. Hot Dipped Galvanized Steel
Setelah baja, material Hot Dipped Galvanized Steel dinilai memiliki kekuatan yang cukup tinggi. Material ini memiliki lapisan zinc yang cukup tebal sehingga bolt memiliki perlidungan yang baik. Dengan ketebalan dari zinc ini membuat bolt memiliki kualitas yang baik jika digunakan diluar ruangan dalam jangka waktu panjang. Contohnya saja baut dan mur yang ditancap ke tembok atau tanah, bisa dipastikan kekuatan benda yang disambungkan akan bertahan dan sehingga cocok dipakai untuk bidang industri.
3. Zinc Plated Steel
Merupakan material bolt yang paling low carbon steel dan mengandung lapisan zinc dengan tingkat dibawah material Hot Dipped Galvanized Steel. Material ini mengandung zinc berwarna putih kebiruan serta warna kuning yang memiliki kandungan anti korosi ringan. Baut dan mur dengan bahan ini cocok untuk pemasangan pipa untuk kebutuhan minyak atau gas ditengah laut.
4. Jenis Material Baut dari Tembaga
Tembaga menjadi material bolt yang keempat dari segi kualitas ketahanan material. Tembaga sendiri memiliki keunggulan bisa mengalirkan listrik sehingga sangat tepat digunakan sebagai material bahan baku bolt untuk pemasangan dalam beberapa jenis mesin. Baut dan mur yang terbuat dari tembaga dapat mengalirkan listrik, sehingga sangat tepat dipakai untuk kebutuhan industri dan merekatkan berbagai mesin.
Untuk pemasangannya terbilang mudah dan kompatibel untuk beragam jenis mesin. Pemakaiannya dimaksudkan disini adalah untuk memastikan sambungan dua benda komponen
mesin jadi lebih kuat dan tidak mudah lepas saat dipakai.
5. Jenis Material Baut dari Stainless Steel
Material Stainless Steel dinilai memiliki daya tahan yang baik. Material ini membuat bolt lebih mudah digunakan pada berbagai permukaan termasuk penggunaan diluar ruangan tanpa harus khawatir terhadap kualitas bolt. Stainless Steel dikenal sebagai material yang memiliki perlindungan korosif yang cukup baik sehingga kualitas bolt lebih terjamin. Dengan tingkat korosif tinggi juga tidak akan mempengaruhi kualitas air bila digunakan untuk konstruksi perpipaan air.

