Keberadaan mur dan baut bagaikan satu hal yang tidak dapat terpisahkan. Pasalnya, kedua komponen tersebut memiliki cara kerja yang selalu berdampingan. Pada umumnya, benda tersebut bisa digunakan untuk berbagai aktivitas seperti pada otomotif, konstruksi, dan juga mesin pabrik. Fakta tersebut menunjukkan bahwa peran komponen tersebut sangat penting bagi masyarakat.

Dalam penerapannya, Anda dapat menemui berbagai macam ukuran mur dan baut. Biasanya, ukurannya tertera pada bagian bungkusnya. Selain itu, terdapat juga kode yang berisi informasi tentang komponen tersebut. Meski sudah cukup jelas tertulis, terkadang ada saja orang yang kesulitan dalam membacanya. Untuk itu, agar tidak salah ukuran, Anda dapat lihat cara baca ukuran mur serta baut berikut ini.

Cara Membaca Ukuran Baut dan Mur

Pada penggunaannya, baut biasanya menggunakan dua macam satuan ukuran, yakni inci dan juga metrik. Tetapi khusus di Indonesia, satuan yang digunakan adalah metrik kode. Untuk dapat membacanya, para pengguna harus mengetahui tentang aturan baca dari kode itu. Jika tidak, maka bukan tidak mungkin kesalahan pilih size kunci dapat terjadi.

Baca Juga : Ukuran Baut Baja Ringan

Umumnya, pada komponen yang memakai inci dalam ukurannya akan dilampirkan ukurannya menggunakan simbol huruf “W”. Perlu diketahui, W adalah singkatan dari kata Witworth. Sebagai contoh penerapannya, baut dengan tulisan kode W1/2 menunjukkan bahwa ukuran diameter sebenarnya dari komponen itu adalah ½ inci.

Begini Loh Cara Membaca Ukuran Baut dan Mur

Sumber : id.misumi-ec.com

Sedangkan untuk komponen dengan metrik sebagai satuan ukurannya, akan mempunyai simbol huruf “M”. Misalnya, ada kode bertuliskan M8 x 1.25 2 LH L:35 mm pada baut, cara membacanya adalah sebagai berikut:

  • “M” menunjukkan standar metrik.
  • Angka 8 adalah diameter ulir baut 8 mm.
  • 1.25 menunjukkan pitch atau jarak ulirnya adalah 1.25 mm.
  • Angka 2 adalah penunjuk kelas material nomor 2.
  • LH artinya arah ulir ke kiri
  • L:35 mm adalah panjang baut.
Standar-Ukuran-Baut

Sumber: Drafter.id

Meskipun begitu, tidak sedikit orang tidak cukup paham saat melihat kode tersebut. Umumnya, kesalahan tersebut adalah mereka mengira kode tersebut menggambarkan panjang kepala baut. Jika seperti itu, maka jelas itu merupakan hal salah. Pasalnya, informasi diameter yang diberikan merupakan info diameter baut sebenarnya.

Sebagai contoh permasalahan adalah misalkan ada kode M7. Dari keterangan tersebut, orang sering salah mengira bahwa 8 mm tersebut merupakan ukuran kunci untuk mengendorkan atau mengencangkan. Apabila seperti itu, pasti kunci yang digunakan tidak akan pas. Jika M7, maka untuk kuncinya bisa menggunakan ukuran 11 sampai dengan 12 mm.

Itulah tadi cara mudah dalam memahami arti ukuran baut dan juga mur. Dengan memperhatikan informasi tersebut, kini Anda tidak akan salah lagi dalam membaca kode size. Selain mengetahui size dengan benar, Anda juga harus membeli komponen dengan kualitas terbaik. Untuk itu, Anda dapat membelinya di toko Kairos Baut. Lebih lengkapnya, buka saja website-nya di kairosbaut.com.