Dalam artikel kali ini akan dibahas jenis sekurp kayu sebelum itu sebaiknya ketahui jenis sekrup yang ada. Secara garis besar bentuk sekrup menentukan kegunaan dari sekrup tersebut. Ada tiga jenis sekrup secara umum yaitu sekrup logam, sekrup gypsum, dan sekrup kayu.
Pengertian Sekrup Kayu
Sekrup kayu memiliki poros berulir yang digunakan untuk menempelkan material atau bahan kayu satu sama lain. Sekrup Kayu memiliki bentuk ulir yang berbeda berdasarkan kegunaanya.
Sekrup kayu awal dibuat dengan tangan dengan serangakaian kikir, pahat, dan alat pemotong lainnya, dan ini dapat dilihat dengan mudah dengan memperhatikan jarak dan bentuk ulir yang tidak teratur, serta tanda kikir yang tersisa dikepala sekrup, dan diarea antara utas.
Jenis Sekrup Kayu
Jenis sekrup kayu memiliki berbagai bentuk ada beberapa hal yang membedakan sekrup kayu yang satu dengan yang lainnya. Setidaknya ada 2 yang jadi patokan utama yang bisa membedakan jenis sekrup kayu hal pertama ialah panjang ulir sekrup dan yang kedua bentuk kepala sekrup.
Jenis Sekrup Kayu Berdasarkan Panjang ulir
Ulir pada sekrup kayu ialah bagian terpenting pada sekrup karna jarak antar ulir atau panjang ulir akan menentukan seberapa kuat sekrup dalam mengencangkan material. Berdasarkan panjang ulir ada 2 jenis yang dapat dibedakan berikut ini
- Sekrup kayu dengan ulir jarak per inici panjang atau tidak rapat, digunakan untuk mengikat atau menggabungkan kayu lunak, seperti kayu pohon cemara.
- Untuk Sekrup kayu dengan ulir rapat digunakan untuk pengencangan material kayu yang lebih keras.
Jenis Sekrup Kayu Berdasarkan Bentuk Kepala
Kepala sekrup memiliki beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan dan lokasi pemakaiannya. Sebenarnya, masih banyak sekali jenisnya yang lebih detail. Tidak perlu memahami secara detail seluruh jenis sekrup, kita cukup melihat dan mengerti beberapa jenis yang akan sering ditemui pada alat perlengkapan furniture (engsel, kunci, dan hardware lainnya)
1. Kepala Sekrup Cembung Dan Bawah Kepala Datar
Sekrup dengan kepala cembung dan dengan permukaan bawah kepala datar seperti gambar diatas ada beberapa bentuk. Yang garis biru adalah permukaan kayu, artinya sekrup jenis ini kepalanya berada diatas permukaan kayu.
Sekrup ini biasanya digunakan untuk memasang engsel, plat pembantu atau bahan material selain kayu. Bagian yang masuk kayu hanya diameter intinya saja karena kepala sekrup pada jenis ini benar-benar berfungsi untuk menahan bahan lain tetap terikat pada kayu.
Karena penggunaannya diluar permukaan maka finishing akhir kepala sekrup jenis ini biasanya halus dan menggunakan lubang untuk konfigurasi obeng Phillips atau Pozidriv. Apabila Anda ingin tetap menggunakan kepala sekrup jenis ini sebaiknya tambahakan ring tipis diantara kepala sekrup dan benda kerja.
2.Kepala Atas Datar dan Bawah Kepala lancip
Bentuk kepala bersudut miring untuk kemudahan kepala sekrup memasuki kayu. Pemasangan sebaiknya kepala sekrup minimal sama rata dengan permukaan kayu atau lebih dalam. Performa paling efisien adalah apabila lubang sekrup pada kayu juga mengikuti bentuk kepala sekrup sehingga tekanan dan ikatan yang dihasilkan lebih kencang.
Tersedia mata bor countersink, bentuk kepala sekrup miring paling sering digunakan pada perabot kayu. Untuk pemasangan komponen, alat perlengkapan ataupun penahan dudukan sementara. Pada aplikasi kadang-kadang tukang kayu hanya membuat satu lubang tanpa kemiringan, ketika sekrup ditekan masuk kedalam kayu, tekanan tersebut mampu membuat kepala sekrup rata dengan permukaan. bahkan bisa lebih dalam apabila kayu lunak.
3. Kepala Atas dan Bawah Melengkung
Sekrup ini hampir sama fungsi dan penempatannya dengan sekrup sebelumnya. sekrup ini memiliki kelebihan pada bentuk atas kepala ‘tembereng’ permukaan halus dan harus berada diatas permukaan kayu. Sekrup ini biasanya digunakan untuk konstruksi luar perabot dengan memprhatikan estetika.
Cara Memilih Sekrup yang Cocok
dalam pemilihan jenis sekrup yang tepat untuk pekerjaan, terkadang kita dihadapkan dengan beberapa faktor, seperti keraguan terkait jenis dan spesifikasi, ketersediaan barang, kompatibilitas sekrup, hingga kualitas sekrup itu sendiri. Dari segi jenisnya, terdapat puluhan jenis sekrup sesuai dengan kebutuhan pekerjaan pengencangan (fastening) yang berbeda-beda.
Untuk itu, dengan mempelajari karakteristik dari sekrup, Anda dapat lebih mudah memilih jenis sekrup yang tepat sesuai jenis kebutuhan pekerjaan.
